Pengetahuan tata cara beternak hewan

LOKASI STUP LEBAH MADU

Assallamualikum Wr.Wb, salam jumpa kembali dalam pertemuan kali ini kami penulis akan menyampaikan sedikit pengetahuan kami tentang dimana lokasi yang baik untuk sarang lebah madu dan peti lebah madu atau yang dinamakan stup, apakah penempatan yang baik diatas atap rumah?, atau dihalaman belakang rumah atau kah dikebun, baiklah rekan sobat semua kami akan menyarankan untuk penempatan lokasi stup yang baik alangkah baiknya kita letakan di halaman belakang rumah belakang karena tidak mengganggu aktifitas dirumah bila ada tamu atau anak-anak yang sedang bermain dihalaman rumah kita, tapi lebih idealnya lagi kita letakan ditengah kebun atau dibawah pohon buah-buahan yang berbunga yang tentunya banyak nektarnya yang disukai lebah madu.
Stup hendaknya menghadap kearah timur, mengapa demikian sobat?, semua ini dikarenakan agar dapat menerima sinar matahari untuk kesehatan rumah tangga lebah dalam stup tentunya. Tetapi kelemahannya jika terlalu banyak terkena sinar matahari menimbulkan suasana panas dalam stup yang menyebabkan lebah menjadi mabuk akibat suasana terlalu panas dalam stup tersebut sehingga lebah merasa tidak bahagia dalam sarang, bila sarang kepanasan,maka aktifitsa lebah rumah tangga menjadi berhenti, dan semua penduduk lebah dalam sarang akan mencari perlindungan kedaerah yang lebih sejuk seperti dibawah stup dan menggerombol.
Pada suhu yang tinggi sel akan meleleh dan akan menetes keluar stup, dan bisa akan menyebabkan sisiran menjadi hancur dan berantakan, dari alhasil stup perlu sinar matahari pagi, tetapi akan terlindung dari teriknya sinar matahari, hawa yang sejuk dan nyaman untuk lebah itulah ideal untuk penempatan stup yang baik. Dibawah pohon yang rindang atau pondok terbuka yang beratap sederhana sangat bisa untuk memenuhi syarat yang baik.
Apiari hendaknya dipilih pada tempat yang tidak berangin kencang. Pagar dari tanaman yang tebal dapat dipakai sebagai pemutus aliran angin. Angin dapat menyebabkan lebah tidak tenang, lagi pula angin menyukarkan manipulasi. Pagar tanaman hendaknya dipilih dari tanaman berbunga yang menarik menambahkan semarak pemandangan. Jangan sekali-kali memakai pagar yang padat, seperti seng atau sebangsanya, kenapa sobat, semua ini dikarenakan pagar yang seperti itu menyebabkan aliran angin terpantul keatas dan bersatu dengan aliran angin yang lainnya dan akan meniup dengan lebih kencang kearah bawah mengenai stup kita pada jarak tertentu.
Jarak antara stup hendaknya paling tidak 2 m dari ruangan yang banyak gunanya untuk :
a. Memudahkan waktu memanipulasi.

b. Tidak mengganggu koloni lebah disebelahnya.

c. Mengurangi kemungkinan disengat sewaktu melakukan memanipulasi.
Penempatan stup harus bebas diatas rumput dan penghalang lainnya. Rumput yang tumbuh tinggi dimuka pintu masuk stup sangat mengganggu perjalanan lebah yang pulang dan pergi, sayap lebah akan rusak bila menabrak daun.
Jangan menaruh stup di dekat kandang. Hewan akan sering kali kena sengatan, sehingga dapat menimbulkan suasana kegaduhan, karena ada kemungkinan stup akan didobrakn oleh tendangan hewan dikarenakan kesakitan akibat sengatan lebah tersebut. Hendaknya jangan menempatkan apiari diatas gunung, lebih-lebih gunung yang gundul dan panjang. Sebab tempat tersebut berangin, dan jangan pula meletakan stup dipinggir jalan, dekat tali jemuran dan dekat aliran air yang mengalir. Bila larangan tersebut dilakukan maka akan membawa kita kesukaran dan kegagalan dalam beternak lebah, meskipun belajar dari kesalahan adalah bermanfaat.
Sumber nektar yang paling baik adalah hutan, padang rumput yang luas, kebun buah-buahan, dan tanaman pertanian yang subur dan luas. Tetapi kalau koloni hanya satu atau dua buah, sumber nektar tersebut diatas kurang pentingnya. Jarak dari sumber makanan paling baik adalah ¾ km. pada musim kemarau hendaknya tetap diperoleh sumber air. Jarak lokasi dengan sumber air adalah 200 – 300 m. Macam sumber air seperti kolam, sungai, atau mata air.
Lokasi stup yang sejuk, bebas angin, dan berudara segar, hasil madu 10 – 40% lebih tinggi dari pada stup yang diletakan di bawah sinar matahari. Dibawah pohon yang terlalu rindang dan lembab dan senantiasa ada tetesan embun, tidaklah baik untuk ditempati apiari. Didaerah hujan lebat sebaiknya stup ditempatkan dibawah atap. Hendaknya tidk menempatkan dipinggir jalan atau tempat yang ramai. Lebah mempunyai tabiat suka menyengat apa aja yang bergerak cepat didekatnya.
Jumlah koloni disuatu tempat tergantung dari sumber nektar disekelilingnya, biasanya satu kelompok koloni yang berhasil tidak lebih dari 50 buah. Jarak antara kelompok sejauh tidak kurang dari 3 km. besar kelompok yang hanya terdiri 20 – 25 buah koloni jaraknya 1,5 – 2 km. penempatan kelompok ini hendaknya mengingat kelompok milik tetangga, untuk menjaga jangan sampai daerah itu terlalu padat penduduknya, sehingga dapat menderita kekurangan makanan. Tempatkan stup dimana tidak terdapat pengganggu dari hewan lain dan penyakit pes.
0 Komentar untuk "LOKASI STUP LEBAH MADU"
Back To Top