Pengetahuan tata cara beternak hewan

MALAM DARI LEBAH MADU

Malam tidak dikumpulkan oleh lebah dari bunga, tetapi dibuat dari kelenjar yang terletak disebelah dibawah perut lebah. Untuk dapat menghasilkan malam , lebah harus makan madu dan tepungsari sebanyak-banyaknya, kemudian ia berdiam diri sambil menggantungkan menggerombol pada sisiran. Setelah ia berbuat demikian, dari kelenjar keluarlah sedikit malam. Diperkirakan bahwa untuk membuat atau menghasilkan malam 1 kg, diperlukan makan madu sebanyak 7-15 kg. Malam dari kelenjar diterima oleh kakinya dan diteruskan kemulut dan dikunyah, kemudian dibangunlah sel sarang. Sisiran yang baru selesai dibangun, warnanya keputih-putihan dan rapuh, tetapi setelah sering dipergunakan oleh lebah, menjadi lebih padat dan kuat, karena pembungkus kepompong yang melekat tertinggal dalam sel.
Makin tua umur sisiran maka makin tua pula warnanya, tatapi warna madu tidak berubah, meskipun madu merasal dari sisiran yang baruatau dari sisiran yang telah lama. Sisiran yang telah lamabahkan disenangi lebah, karena lebih hangat untuk hidupnya tempayak dan kepompong. Untuk transportasi sisiran tua lebih kuat daripada sisiran yang masih baru.Sebelum lebah berangkat hijrah, maka semua pengikut mengisi perutnya penuh dengan madu untuk keperluan bekal hidup selama perjalanan, juga untuk bahan membuat sarang. Sisiran yang masih utuh, hendaknya jangan dirusak. Kosongkan dan kembalikan kedalam stup. Kalau sarang telah dicukupi oleh peternak, maka lebah tidak kehilangan waktu dan tenaga untuk membuat sarang baru untuknya, tetapi mereka dapat memanfaatkan waktu dan tenaganya untuk memperkuat koloni dan menyimpan madu.

Sel lebah pekerja dibangun paling banyak, terletak dibagian atau sisiran, sedangkan sel lebah jantan disediakan hanya menurut kebutuhan, dibangun disebelah bawah sisiran atau sepanjang pinggiran sisiran, yang berukuran lebih besar dari sel lebah pekerja. Umur sisiran yang telah mencapai 7 – 8 tahun, tidak dapat lagi dipakai, karena ukuran ruangan selnya telah menjadi sempit. Ukuran sel dari a.m indica lebih kecil dari pada ukuran sel a.m dari Eropa. Kecuali kalau tersedia sisiran dikotak super, madu disimpan didaerah sisiran sebelah atas penduduki kurang lebih sepertiga luas.
Pada musim memperkuat koloni, sisiran penuh dengan tempayak sampai dibagianatas, sebaliknya dimusim nektar berlimpah , semua sel untuk tempayak hampir dikosongkan, ruangan dipergunakan untuk menyimpan madu, sehingga intensitas bertelurdan merawat tempayak menjadi terdesak. Hal ini perlu diperhatikan oleh peternak agar tidak terjadi. Kalau malam dipanasi dalam air yang banyak, maka warna yang berasal dari tempayak akan hilang, larut dalam air, tetapi warna yang berasal dari tepung sari tetap berada dalam malam zat warna dalam tepung sari tergantung daripada daerah dan waktu pengumpulan. 
Agar malam tidak berubah dan rusak, panasi malam dalam air. Malam yang asli dapat diketahui dengan mudah . Malam yang asli warnanya putih, kuning, atau oranye bersih. Mudah pecah kalau dingin. Pada suhu 85˚F lunak, tetapi tidak melekat ditangan kalau malam itu dipijat. Bau malam yang khas adalah bau tanam-tanaman. Tepung sari tidak disimpan penuh seperti madu, tetapi disimpan merata sedikit-sedikit, dekat atau pada sisiran tempayak.
0 Komentar untuk "MALAM DARI LEBAH MADU"
Back To Top