Assalamualaikum Wr. Wb salam jumpa kembali di artikel selanjutnya, disini kami akan menyediakan sedikit pengalaman tentang gimana cara memperoleh koloni lebah madu dialam bebas disekitar kita yang akan kita kelola dan akan kita ternak guna mendapatkan madu yang kita inginkan tentunya. Untuk memperoleh koloni lebah madu kita peroleh dengan berbagai cara diantaranya sebagai berikut :
Membeli Paket lebah madu
Didalam negeri paket lebah dapat kita pesan dari Pusat Apiari Pramuka di Pasar Minggu Jakarta atau di apiari Pramuka didaerah. Pesanan hendaknya dilakukan beberapa minggu atau beberapa bulan sebelumnya, tapi dijaman sekarang pesan koloni lebah madu hampir tidak ada atau bahkan tidak ada sama sekali dikarenakan jarang sekali sekarang orang yang gemar mengelola atau beternak lebah madu.
Menurut keterangan yang diterima, paket yang akan dijual taua yang dikeluarkan untuk sementara baru jenis lebah lokal. Jenis unggul dari luar negeri masih dikembangkan sendiri. Harga sekitar Rp 15.000 ditahun 1977 di Pusat Apiari Pramuka pasar minggu. Pembelian hendaknya disesuaikan dengan waktu, agar paket lebah dapat sampai di tempat pemesanan 2 bulan sebelum musim nektar.
Pembalian harus tahu betul, bahwa paket yang dibeli berasal dari peternak lebah madu yang baik, bibitnya unggul dan tidak terdapat suatu penyakit . mintalah penjelasan yang lengkap tentang paket, cara penanganan selama perjalanan, agar paket bisa diterima atau tiba di tempat dengan selamat. Koloni paket yang berasal dari penangkapan lebah liar dan sebangsanya lebih sukar dipelihara.
Bagi peternak yang telah mahir, lebih cocok apabila ia memelihara lebah madu jenis unggul dari luar negeri daripada lebah madu lokal, sebuah paket lebah madu biasanya berbentuk kotak yang sederhana. Bagian atas dan bawah terbuat dari papan yang tipis, sedangkan dinding yang lebarsebelah menyebelah terdiri dari kawat kasa. Dibagian atas ada lubang besar yang dapat ditutup dan dibuka.
Tiap paket disediakan makanan yang cukup ,berupa sirup untuk untuk selama perjalanan. Air gula dalam kaleng yang digantung, merembes menetes perlahan-lahan lewat lubang halus, disitu berkerumun lebah-lebah madu untuk menyantapnya. Paket yang besar penuh dengan lebah madu dari berbagai umur, beserta seekor ratu dalam sangkar ratu kecil, besar paket berbeda-beda, dari isi ½ - 2½ Kg lebih lebah madu, paket yang besar lebih baik atau kuat dari pada paket yang kecil.
Perjalanan paket harus sesingkat mungkin, agar tidak menderita atau tertekan. Jika koloni tidak merasa bahagia dalam perjalanan, sampai ditempat yang baru menjadi menjadi salah perangai. Mereka mudah tersinggung dan marah-marah. Setelah paket sampai ditempat yang dituju, yang mula-mula dikerjakan ialah menaruh paket ditempat yang sejuk dengan udara segar. Temperatur yang baik untuk lebah madu berkisaran 65o – 70oF. sikatkan sirup dipermukaan dinding kawat kasa, agar lebah dengan asyik menyantap air gula tersebut.
Dengan demikian koloni yang marah sekali pun menjadi tenang kembali. Ulangi beberapa kali sampai lebah itu benar-benar puas. Kemudian telah siap untuk dipindahkan ke dalam stup. Pemindahan koloni dilakukan pada hari yang gelap, semua ini dikarenakan perpindahan itu berhasil dengan baik. Stup yang digunakan, besarnya stup harus sesuai dengan besarnya paket tersebut yang disebabkan tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Untuk ruangan stup yang agak kebesaran dapat diletakan pada sisiran kosong yang berbentuk penyekat. Cara pemindahannya pun ada dua cara diantaranya adalah :
A. Cara langsung ( cara basah )
Urutan kerjanya adalah :
1. Semprot semua lebah dengan sirup yang cukup jenuh, hingga sayapnya basah kuyuh, dengan maksud agar mereka tedak dapat terbang, tetapi masih dapat berjalan.
2. Buka tutup paketnya, lalu keluarkan kaleng sirupnya dan keluarkan sangkar ratunya.
3. Tuangkan dan goncangkan pelan-pelan paket lebah diatas stup yang telah terbuka tutupnya, sehingga semua lebah pindah ke dalam stup.
4. Semprot ratunya dengan sirup sampai basah, sehingga ia tidak dapat terbang, tetapi masih dapat berjalan. Kemudian keluarkan ratunya, masukan dalan stup.
5. Tutup kembali stupnya , tutuplah pintu masuknya hingga besuk pagi. Lebah yang telah basah kuyuh dengan air gula dan kebetulan jatuh ke lantai bawah stup akan merayap keatas bersatu dengan kawan-kawan pada sisiran yang berisi sel kosong yang telah disediakan sebelumnya. Dengan demikian peternak telah mulai usahanya, karena lebah yang telah aktif melakukan pekerjaan rutin rumah tangga kerajaan lebah.
B. Cara tidak langsung ( cara kering )
Caraini tidak memakai semprotan sirup. Cara ini lebih praktis, baik dan mudah. Urutan yang dikerjakannya adalah :
1. siapkan stup, keluarkan beberapa sisiran yang kira-kira menempati luas kotak paket dan sangkar ratu.
2. Buka tutup paket dengan mengeluarkan kaleng sirup. Bila ada lebah yang menempel pada kaleng tersebut goncangkan agar masuk ke dalam stup.
3. Keluarkan sangkar ratu dari paket, tari sumbat gabus. Maka ratu masih tertutup dengan lapisan gula atau candy. Buat lubang kecil dengan paku atau jarum besar menembus lapisan gula tersebut. Tetapi hati-hati, jangan sampai menusuk ratu, kemudian letakan sangkar ratu diatas sisiran, dengan kawat kasa berada dibawah atau letakan sangkar ratu didawah sisiran diatas lantai stup dengan kawat kasa disebelah atas.
4. Letakan kotak paket dalam stup pada ruangan yang telah disediakan .
5. Kemudian tutup stup dan perkecil pintu masuk. Biarkan begitu jangan diganggu selama 3 hari.
6. Hari keempat periksa kembali stup. Buka tutupnya, ternyata kotak paket telah kosong, lebah-lebah telah pindah sendiri ke dalam stup. Begitu juga sangar ratu telah tidak berpenghuni lagi, karena ratu telah bersatu dengan lebah yang lainnya, tutup gula yang telah dilubangi telah habis dimakan selama 3 hari, jalannya menjadi terbuka, maka terjadilah pertemuan yang sangat mesra antara sang ratu dengan dengan rakyatnya yang telah begitu rindu ingin berjump[a dengan ratu yang mereka cintai.
Ikuti salah satucara penempatan, sebelah kanan diperlukan tambahan kotak kosong untuk dapat ditutup kembali.7. Kembalikan sisiran yang semula telah diambil, dan buka lebar-lebar lubang pintu masuk stup. Maka selesailah perpindahan koloni.
Sesudah perpindahan tersebut diatas selesai. Masih diperlukan tambahan makanan selama seminggu untuk membantu hidup koloni tersebut selama beradaptasi, agar mereka tidak menderita kelaparan. Makanan berupa sirup yang terdiri dari gula 50% dan air hangat 50 %.
Cara menaruh makanan berupa sirup yaitu :
1. Kaleng berlubang halus diletakan terbalik diatas sisiran di dalam kotak kosong tambahan.
2. Kaleng sirup yang diletakan dimuka pintu masuk stup. Dengan demikian tidak perlu membuka tutup stup.
3. Tempat sirup buatan Pusat Apiari Pramuka pasar minggu, bentuk seperti kerangka sisiran yang berdinding rangkap, tidak tembus cairan, sekaligus berfungsi sebagau penyekat.
4. Tempat sirup yang dilihat dari samping, setelah dikeluarkan dari dalam stup.
Tempat makanan lebah banyak sekali ragamnya. Yang paling sederhana adalah lepekan atau cawan yang diisi sirup, diatasnya terapung gabus atau kayu pengapung, sebagai landasan lebah diwaktu minum, cawan tersebut ditaruh diatas sisiran dalam stup, keburukan dari bentuk ini adalah lebah dapat menyedot sirup semaunya dalam waktu yang singkat, minum sekenyang-kenyangnya, sehingga pencernaanya terganggu, sehingga dapat mematikan lebah tersebut.
Lagi pula adanya makanan yang banyak dan terbuka, menarik perhatian koloni lebah dari koloni yang lain yang dapat ikut meramaikan jambore ditempat itu, keadaan mana dapat meningkat menjadi perampokan. Jika persediaan sirup ini lekas habis , sedangkan lebah yang lain belum juga kebagian dan masih merasa lapar, maka lebah yang masih kelaparan tersebut menjadi naik pitam dan menyerang apa saja yang ia jumpai, mungkin tiang, kain jemuran, ataupun orang.
Untuk mengganti tepung sari bunga sebagai makanan tambahan dapat disajikan menu yang terdiri dari :
1. Bagian ragi kering, ( Pembuat bir).
2. Bagian tepung kacang kedelai.
3. Bagian tepung susu kering yang tidak berlemak.
Ketiga bahan tersebut dicampur dengan madu secukupnya, sehingga merupakan adonan yang kental. Oleskan tipis-tipis di atas permukaan kertas malam secukupnya, letakan kertas tersebut terbalik diatas sisiran dalam stup. Pengganti makanan tepung sari ini merangsang untuk menternakan tempayak dalam segala tingkatan. Setelah seminggu, koloni sudah dapat dibiarkan hidup sendiri.
Tetapi jika lebah paket itu sebagian besar terdiri atas lebah yang masih muda, maka tambahan makanan itu diperpanjang waktunya. Perkembangan koloni selanjutnya tergantung dari cuaca dan makanan daerah itu. Untuk paket lebah yang berupa stupyang lengkap berisi sisiran dan lebah, maka pelayanan sama dengan pemindahan dari tempat satu ke daerah yang lainnya.





0 Komentar untuk "MEMPEROLEH KOLONI LEBAH MADU"